Image News Detail

Pentingnya Membatasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak

01 Oktober 2017

Tahukah Bunda, Kementerian Kesehatan pada tahun 2013 lalu menerbitkan Permenkes No.30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.  Mengacu pada hal tersebut, pemerintah pun mulai melakukan kampanye dan edukasi anjuran batas konsumsi gula, garam, dan lemak dalam sehari, yaitu gula empat sendok makan (50 gram), garam satu sendok teh (5 gram), dan lemak lima sendok makan minyak (67 gram) atau disingkat dengan 'G4 G1 L5'.

Lalu kenapa sih Bunda dianjurkan mengurangi ketiga hal tersebut terutama untuk kesehatan anak, bukankah gula merupakan salah satu sumber energi yang dibutuhkan, garam mengandung natrium dan sodium untuk mengatur kandungan air dalam tubuh, dan lemak diperlukan tubuh sebagai cadangan energi.

Berikut tiga manfaat yang bisa anak dapatkan jika Bunda menerapkan batasan konsumsi gula, garam dan lemak sehari-hari:

  1. Batasi konsumsi gula dapat menekan terjadinya kegemukan (obesitas) yang merupakan bibit dari diabetes melitus.

  2. Batasi konsumsi garam dapat menurunkan resiko serangan jantung dan stroke.

  3. Batasi konsumsi lemak dapat menurunkan jumlah kolesterol LDL penyebab penyempitan pembuluh darah, penyebab penyakit jantung  dan stroke.

Sebagai gantinya, Gula alami bisa anak dapat dari buah-buahan segar, sedangkan rempah-rempah memiliki fungsi alami untuk memberikan rasa asin pada masakan, dan beberapa jenis ikan mengandung lemak yang sangat baik bagi kesehatan.

Jangan lupa bekali anak dengan FiberKid. Selain memiliki kandungan serat pangan yang tinggi sehingga si kecil tidak mudah lapar, juga karena kandungan gulanya sangat rendah, yaitu 4-6gram per kemasan sehingga menghindarkan anak dari konsumsi gula berlebih.